Baru hari ke-3 tapi rasanya sudah lama sekali :)
Ada saja yang bisa menjadi alasan untuk kembali mempertimbangkan apa yang sudah diputuskan, sulit memang, tapi hati belum bisa berdamai dengan diri ini, yang masih penuh dengan emosi, marah, kesal, benci, sayang, sakit, kecewa, kasihan, takut, kangen, bercampur baur, membuat kebingungan yang tidak ada akhirnya.
Memang agak susah, semua harus disimpan sendiri karena tidak pantas untuk dibagi, terlalu pribadi dan dalam, dan tidak bisa dibantu siapapun. Pertempuran batin ini masih panjang, dengan semua kendala dan gangguan pihak luar, seperti lotere yang kemungkinan menang kurang dari 0.1%. apakah pantas untuk diteruskan? dan mengapa harus diteruskan? pertanyaan-pertanyaan akan mengarah ke lebih banyak lagi pertanyaan, yang bisa menghabiskan semua sumber daya dan waktu untuk menjalankan hidup
Beh memberikan pertanyaan terbaik yang pernah saya dengar sejak destiny ini dibuat, walaupun sebenarnya destiny ini juga adalah rancangannya, tanyanya " Mengapa harus dia? apa yang dia punya hingga harus berkorban? Apa dengan ini kamu bisa bahagia?
well, saya akan langsung menjawab dengan lantang, dia itu baik, pintar, bisa membaca pikiranku dengan tepat, suka makan dan nonton, hobi dengar lagu yang sama, hm... sebentar sepertinya itu sangat generik, langsung menjadi pertanyaan kembali, seberapa jauh saya mengenalnya? Bukankah semua ini terjadi karena aku tidak mengenalnya dengan baik? atau karena dia bisa membaca pikiran ku sehingga aku dimanipulasi? semakin banyak pertanyaan, pikiran makin dipenuhi dengan pernyataan negatif.
Jawabku ke Beh jadi pendek dan mantap, aku percaya Beh, aku percaya, faith, jangan tanya aku mengapa karena rasa ini tidak bisa dirasionalisasi, Bodoh!! bentaknya, dan aku cuma tersenyum sambil tersenyum. Memang! aku memang bodoh, toh sudah pernah terjadi dan bersiap mengulanginya, bahkan orang buta tidak jatuh di lobang yang sama 2x, u r so pathetic dear.. promise me u wont call him or make a contact at least, just to help you relief, make your mind think more clear, i will dear. i will dear
Tapi dengan semua kejadian ini, paling tidak aku tahu kalau "Lau mu" sangat sayang kepadaku, dengan memberikan tamparan yang pedas untuk membangunkan tidurku yang panjang aau mabok ya :) semua hal yang tadinya indah sirna dan aku bangun di hidup yang masih seperti dulu, apakah 11 bulan ini hanya ilusi? aku tidak tahu... biarkan aku mengikuti destiny, 87 hari lagi aku akan tahu jawabannya
12 Nov 2008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar